Layanan Yahoo Terganggu karena Pemadaman yang Meluas

0
8

Yahoo dan Yahoo Mail mengalami gangguan layanan yang signifikan pada Senin sore, menyebabkan jutaan pengguna tidak dapat mengakses akun mereka. Pemadaman ini dimulai sekitar tengah hari dan memengaruhi basis pengguna secara luas menjelang musim liburan yang sibuk.

Dampak Global dan Respon Pengguna

Menurut DownDetector, laporan gangguan melonjak tajam setelah pukul 12:00. Yahoo sendiri mengakui kesulitan teknis tersebut dalam sebuah pernyataan, dengan mengatakan: “Saat ini kami mengetahui adanya kesulitan teknis yang mempengaruhi akses email untuk beberapa pengguna. Tim kami secara aktif menyelidiki penyebabnya, dan kami akan memberikan pembaruan lebih lanjut segera setelah tersedia.”

Dampaknya sangat besar, mengingat laporan Yahoo melayani sekitar satu miliar pengguna setiap hari. Media sosial dengan cepat dipenuhi dengan keluhan, dan banyak yang mengungkapkan rasa frustrasi karena akun mereka tidak dapat diakses. Pengguna berbagi pengalaman seperti tidak dapat mengakses korespondensi email penting.

Ketidakstabilan Internet Berulang

Insiden ini merupakan bagian dari tren gangguan internet yang mengkhawatirkan belakangan ini. Beberapa minggu sebelumnya, pada tanggal 5 Desember, Cloudflare—penyedia infrastruktur internet besar—mengalami pemadaman singkat yang mengakibatkan situs populer seperti X (sebelumnya Twitter), Substack, dan Canva.

Pengunjung menemukan peringatan “500 kesalahan server internal”, yang menandakan kegagalan yang meluas. Sebelumnya, pada tanggal 18 November, masalah Cloudflare lainnya sempat melumpuhkan sebagian besar internet. Dalam kedua kasus tersebut, Cloudflare mengonfirmasi kesadaran akan masalah tersebut dan menjanjikan pembaruan, namun insiden tersebut menyoroti kerapuhan infrastruktur internet modern.

Mengapa Ini Penting

Pemadaman listrik ini menggarisbawahi betapa besarnya ketergantungan dunia pada sejumlah kecil penyedia infrastruktur. Ketika perusahaan seperti Cloudflare atau Yahoo mengalami masalah, dampaknya akan menyebar ke seluruh internet dan berdampak pada jutaan orang. Meningkatnya sentralisasi layanan internet menjadikan gangguan tersebut lebih mungkin terjadi dan lebih merusak, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang redundansi dan ketahanan infrastruktur digital yang penting.

Ketidakstabilan yang terjadi baru-baru ini menjadi pengingat bahwa raksasa teknologi yang sudah mapan pun rentan terhadap kegagalan teknis yang dapat mengganggu aktivitas online sehari-hari.

попередня статтяWanita Menikahi Karakter AI dalam Upacara Simbolis, Menimbulkan Pertanyaan Tentang Hubungan Masa Depan
наступна статтяSeri Mighty Nein Mengungkapkan Rahasia Mendalam Sejak Dini