Universitas Ajman Meluncurkan PhD AI Pertama di UEA

0
9

Universitas Ajman telah mengumumkan peluncuran program Doctor of Philosophy (PhD) perdananya di bidang Kecerdasan Buatan (AI), yang membangun jalur akademik yang lengkap—dari tingkat sarjana hingga doktoral—dalam satu institusi. Program baru yang berfokus pada penelitian ini ditawarkan melalui Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi.

Ambisi Nasional Memenuhi Kapasitas Akademik

UEA telah mengisyaratkan ambisi yang kuat untuk menjadi pusat penelitian dan pengembangan AI secara global. Namun, untuk mewujudkan visi ini memerlukan sejumlah peneliti tingkat PhD yang berkualifikasi tinggi. Program Universitas Ajman secara langsung menjawab kebutuhan ini, berdasarkan gelar Master of Science (MS) dan Bachelor of Science (BS) yang sudah ada di bidang terkait. Universitas ini merupakan pengguna awal pendidikan AI di kawasan ini, dengan memperkenalkan program MS di bidang AI dan BS di bidang Analisis Data beberapa tahun sebelum inisiatif PhD.

Fakultas dan Peringkat

Kandidat doktoral akan dibimbing oleh fakultas yang diakui di antara 2% teratas secara global berdasarkan peringkat penelitian Universitas Stanford dan dalam 0,5% teratas menurut ScholarGPS—sebuah metrik dampak kutipan akademik. Para instruktur berkaliber tinggi ini mendukung posisi Ajman University sebagai institusi peringkat pertama di UEA dalam bidang Ilmu Data dan AI, menempatkannya di antara 51–100 teratas secara global menurut QS Subject Rankings 2025. Program ini telah mendapatkan akreditasi dari Komisi Akreditasi Akademik UEA.

Fokus Penelitian dan Infrastruktur

Siswa akan melakukan penelitian orisinal di laboratorium AI canggih Universitas Ajman dan Pusat Penelitian Kecerdasan Buatan (AIRC). Didirikan pada tahun 2020, AIRC mencakup bidang-bidang utama termasuk pembelajaran mesin, pembelajaran mendalam, robotika, pemrosesan bahasa alami, dan komputasi evolusioner. Program ini sejalan dengan Strategi AI UEA 2031, yang memprioritaskan penelitian di bidang layanan kesehatan, kota pintar, keberlanjutan, keamanan siber, fintech, dan transformasi digital.

Konteks Kelembagaan

Didirikan pada tahun 1988, Universitas Ajman telah berkembang menjadi jaringan lebih dari 45.000 alumni di seluruh dunia. Universitas ini menduduki peringkat ketiga dalam persentase mahasiswa internasional tertinggi di antara universitas-universitas yang diperingkat. Peluncuran program PhD ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang lebih luas untuk memperkuat keahlian AI di universitas, yang dimulai pada tahun 2020 dengan pembentukan AIRC. AIRC juga memfasilitasi kemitraan industri, transfer teknologi, dan penjangkauan mahasiswa.

Program baru ini mewakili langkah penting menuju menjadikan UEA sebagai pusat inovasi AI yang terkemuka. Hal ini mewujudkan tujuan negara yang telah ditetapkan dan akan berkontribusi pada pertumbuhan talenta yang dilengkapi untuk mendorong generasi sistem cerdas berikutnya.

Peluncuran gelar PhD di bidang AI dari Universitas Ajman merupakan perkembangan penting bagi institusi tersebut dan ambisi AI UEA yang lebih luas. Fokus program ini pada penelitian, dikombinasikan dengan kredibilitas fakultas yang kuat dan keselarasan strategis dengan prioritas nasional, menempatkan program ini sebagai kontributor signifikan bagi masa depan inovasi AI di kawasan ini.

Previous articleMelepaskan dan Mengatur Apple Watch Anda: Panduan Langkah demi Langkah
Next articlePeretas Rusia Menargetkan Aplikasi Perpesanan Aman: Signal & WhatsApp Sedang Diserang