Masa Depan Streaming Olahraga yang Terpecah: Panduan Tahun 2026

0
9

Dunia penyiaran olahraga telah mengalami perubahan radikal. Lewatlah sudah zaman ketika satu paket kabel mencakup setiap pertandingan. Penggemar olahraga saat ini menghadapi lanskap yang terfragmentasi di mana liga secara agresif menjual hak eksklusif ke berbagai layanan streaming, memaksa pemirsa untuk beralih ke beberapa langganan hanya untuk mengikuti tim favorit mereka. Ini bukan hanya merepotkan; ini adalah strategi bisnis yang diperhitungkan dan dirancang untuk memaksimalkan pendapatan, sehingga penggemar harus membayar mahal untuk mendapatkan akses penuh.

Masalah intinya sederhana: tidak ada satu layanan pun yang memberikan liputan lengkap. Untuk menonton NFL, NBA, MLB, dan NHL, penggemar kini harus berlangganan ke berbagai platform. Misalnya, pada musim lalu saja, penggemar NFL memerlukan Prime Video untuk Thursday Night Football, Netflix untuk pertandingan Hari Natal, dan Peacock untuk pertandingan tertentu, selain layanan kabel atau streaming tradisional. NBA bahkan lebih buruk lagi, mengharuskan tiga langganan terpisah untuk menonton pertandingan yang disiarkan televisi secara nasional pada malam tertentu.

Opsi Streaming Saat Ini

Beberapa pemain besar sedang berjuang untuk mendominasi olahraga, masing-masing dengan kekuatan dan kelemahannya:

  • YouTube TV: Opsi serba guna yang terkuat, menawarkan rangkaian saluran yang lengkap, termasuk ESPN, FS1, dan jaringan olahraga regional (RSN). Ini juga menjadi tuan rumah Tiket Minggu NFL, meskipun permainan lokal memerlukan antena atau langganan terpisah. Biaya: $83/bulan (dengan potensi diskon untuk pelanggan baru).
  • Peacock: Pilihan hemat, terutama bagi penggemar sepak bola, WWE, dan Olimpiade Musim Dingin. Tingkat Premium $11/bulan mencakup olahraga langsung tertentu, sementara peningkatan ke Premium Plus ($17/bulan) menghilangkan iklan.
  • Hulu + TV Langsung: Dibundel dengan Disney Plus dan ESPN Unlimited, menjadikannya menarik bagi keluarga dan penggemar berat olahraga. Namun, pilihan salurannya kurang komprehensif dibandingkan YouTube TV. Biaya: $83/bulan.
  • ESPN Tidak Terbatas: Mendalami konten ESPN, termasuk semua jaringan linier dan ESPN Plus. Pilihan bagus untuk penggemar SEC, ACC, dan berbagai olahraga khusus. Biaya: $30/bulan (atau $300/tahun).
  • DirecTV: Opsi paling mahal, tetapi juga paling komprehensif dalam hal RSN. Ideal untuk penggemar berat yang menginginkan semua saluran. Biaya: Mulai dari $85/bulan.
  • Fubo: Pesaing kuat bagi penggemar sepak bola, dengan lebih dari 35 RSN (ditambah biaya). Tidak memiliki TNT dan TBS, yang mungkin menjadi penghalang bagi sebagian orang. Biaya: $85/bulan (ditambah biaya RSN).
  • Sling TV: Opsi TV live termurah, namun mengorbankan kedalaman saluran. Terbaik untuk penggemar biasa yang hanya membutuhkan beberapa jaringan utama. Biaya: Mulai dari $46/bulan.

Dilema Jaringan Olahraga Daerah (RSN).

Akses terhadap RSN masih menjadi kendala utama bagi para pemotong kabel. Fubo dan DirecTV saat ini merupakan satu-satunya layanan streaming TV langsung yang menawarkan beragam pilihan RSN, menjadikannya penting bagi penggemar tim lokal NBA, NHL, dan MLB. Jika pertandingan tim Anda disiarkan secara eksklusif di RSN, Anda memerlukan salah satu layanan berikut.

Masa Depan Streaming Olahraga

Model terfragmentasi yang ada saat ini tidak berkelanjutan. Meskipun kontrak jangka panjang dengan layanan streaming memungkinkan penggemar untuk membatalkan langganan secara musiman, kebutuhan terus-menerus untuk berpindah antar platform tetap membuat frustrasi. Beberapa layanan, seperti Fubo dan DirecTV, sedang bereksperimen dengan “paket tipis” yang ditujukan untuk penggemar olahraga, menawarkan daftar saluran yang lebih sedikit dengan biaya bulanan yang lebih rendah. Sling TV bahkan menawarkan tiket masuk harian, akhir pekan, dan minggu untuk permainan tertentu.

Industri ini perlahan beradaptasi, namun permasalahan mendasarnya tetap ada: liga diberi insentif untuk memaksimalkan pendapatan dengan membagi hak siar. Kecuali perubahan peraturan atau tekanan konsumen memaksa perubahan, masa depan streaming olahraga yang retak kemungkinan besar akan terus berlanjut.

Pada akhirnya, penggemar olahraga perlu mengevaluasi kebiasaan menonton mereka dengan cermat dan menyusun daftar layanan streaming terbaik agar tidak ketinggalan aksi.

Previous articleGoogle Meningkatkan AI Gemini untuk Belanja Black Friday
Next articleTajikistan Mempercepat Integrasi AI dengan Kemitraan Strategis Baru