Proyek Tor Meluncurkan Android VPN Beta: Jalan Baru Menuju Privasi

0
18

Proyek Tor telah merilis versi beta dari layanan VPN barunya untuk perangkat Android, mengundang pengguna untuk menguji dan berkontribusi pada pengembangan alat yang berfokus pada privasi. Tujuannya? Untuk meningkatkan kebebasan online dengan menjadikan jaringan Tor lebih mudah diakses. Namun VPN akses awal ini belum cocok untuk aktivitas berisiko tinggi karena masih dalam tahap pengembangan dan rentan terhadap bug.

Cara Kerja Tor VPN: Penjelasan Perutean Bawang

Tor VPN memanfaatkan sistem “perutean bawang” jaringan Tor yang unik. Tidak seperti VPN konvensional yang merutekan lalu lintas melalui satu server, Tor mengirimkan data melalui tiga relay terdesentralisasi ke seluruh dunia. Enkripsi berlapis ini membuat pelacakan aktivitas online ke pengguna menjadi jauh lebih sulit. Setiap relai mendekripsi satu lapisan data, mengaburkan seluruh jalur dari pengamat mana pun.

Mengapa hal ini penting: VPN tradisional bergantung pada penyedia terpusat, sehingga berpotensi menimbulkan satu titik kegagalan. Sifat Tor yang terdesentralisasi membuatnya tahan terhadap kerusakan.

Tor VPN vs. VPN Tradisional: Perbedaan Utama

Meskipun kedua teknologi tersebut menutupi alamat IP dan mengenkripsi lalu lintas, Tor VPN memprioritaskan anonimitas di atas segalanya. VPN tradisional sering kali menawarkan kecepatan lebih tinggi dan kemampuan geo-spoofing, menjadikannya ideal untuk streaming atau bermain game. Namun, mereka mengandalkan kepercayaan pada kebijakan tanpa pencatatan dari penyedia. Tor VPN, secara desain, meminimalkan persyaratan kepercayaan tersebut.

Pengujian Beta: Apa yang Diharapkan

Tor VPN beta diperuntukkan bagi pengguna awal yang bersedia memberikan masukan. Pengguna harus mengantisipasi bug dan ketidakstabilan. Aplikasi ini mencakup fitur-fitur seperti tombol pemutus (kill switch) dan kanalisasi terbagi (split tunneling), yang memungkinkan perutean aplikasi secara selektif melalui jaringan Tor. Pengguna juga dapat memilih titik keluar di 28 negara atau memilih perutean acak untuk anonimitas maksimum.

Proyek Tor memperingatkan agar tidak menggunakan versi beta untuk aktivitas sensitif, dengan menekankan bahwa hal ini dapat membocorkan informasi. Untuk kebutuhan privasi yang penting, proyek ini merekomendasikan VPN yang sudah ada dengan server Tor-over-VPN (NordVPN, Proton VPN) sebagai gantinya.

Mengakses Layanan Bawang

Manfaat signifikan Tor VPN adalah akses langsungnya ke situs .onion, layanan tersembunyi yang hanya dapat dijangkau melalui jaringan Tor. Ini melewati sensor di wilayah yang memblokir platform arus utama seperti Facebook atau Reddit. Aplikasi ini mengintegrasikan fungsi ini dengan mulus, tidak seperti Tor Browser yang terpisah.

Alternatif untuk Privasi Segera

Jika diperlukan akses Tor yang cepat dan andal, Tor Browser tetap menjadi pilihan teraman. Alternatifnya, VPN dengan fungsionalitas Tor-over-VPN menyediakan pendekatan hibrid: kecepatan lebih tinggi dengan tambahan anonimitas.

Kesimpulan: Tor VPN beta mewakili langkah menarik menuju pengalaman Tor yang lebih ramah pengguna. Namun, pengguna harus memahami keterbatasannya dan memprioritaskan solusi yang ada untuk kebutuhan privasi berisiko tinggi. Transparansi dan fokus proyek pada keamanan terdesentralisasi menempatkannya sebagai pemain kunci dalam perjuangan berkelanjutan untuk kebebasan online.