Presight AI Melaporkan Pertumbuhan Pendapatan 36,9% pada tahun 2025

0
9

Presight AI Holding PLC (ADX: PRESIGHT), perusahaan analisis AI dan data besar terkemuka yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh G42, telah mengumumkan hasil keuangannya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Perusahaan tersebut melaporkan pendapatan AED 3,03 miliar ($825 juta), yang berarti peningkatan signifikan 36,9% dari tahun ke tahun. Hal ini memperpanjang rekor pertumbuhan kuat Presight menjadi 12 kuartal berturut-turut** sejak IPO pada tahun 2023.

Ekspansi Internasional yang Pesat Mendorong Pertumbuhan

Pendorong utama keberhasilan ini adalah ekspansi agresif perusahaan ke pasar internasional. Pendapatan internasional melonjak sebesar 130% dari tahun ke tahun, yang kini menyumbang 38,5% dari total pendapatan – naik dari 23% pada tahun 2024. Pergeseran ini menyoroti fokus strategis pada pasar negara berkembang dengan pertumbuhan tinggi, tempat Presight menerapkan solusi AI yang berdaulat. Pada kuartal keempat, pendapatan internasional menyumbang 46,5% dari total pendapatan triwulanan, yang menunjukkan percepatan momentum.

Ikhtisar Kinerja Keuangan

Meskipun UEA memberlakukan pajak perusahaan sebesar 15%, Presight mempertahankan profitabilitas yang kuat.

  • EBITDA meningkat 23,5% menjadi AED 785 juta.
  • Laba setelah pajak naik 8,6% menjadi AED 665,5 juta.
  • Perusahaan mengakhiri tahun ini dengan pesanan baru sebesar AED 3,4 miliar dan penutupan simpanan sebesar AED 3,4 miliar – peningkatan sebesar 13% dari tahun ke tahun.

Presight telah meningkatkan pedoman jangka menengahnya, menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan gabungan sebesar 20-25% dan CAGR EBITDA sebesar 23-28% hingga tahun 2029.

Fokus Strategis pada Sovereign AI

Model bisnis Presight berpusat pada penerapan solusi AI untuk pemerintah dan perusahaan di pasar negara berkembang, dibandingkan bersaing secara langsung di pasar Barat yang sudah jenuh. Pendekatan ini terbukti berhasil, dengan penerapan utama di Yordania, Kazakhstan, dan Albania yang mendorong pertumbuhan pendapatan organik.

Anak perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki perusahaan, AIQ, juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja FY25, khususnya di sektor energi. Pendapatan organik tumbuh 25% selama setahun penuh, sementara Q4 mengalami pertumbuhan organik triwulanan terkuat sejak IPO.

Melihat ke Depan

Hasil FY25 Presight menunjukkan pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan dan pelaksanaan strategis. Perusahaan telah membangun rangkaian program pemerintah multi-tahun yang kuat, sehingga menjamin visibilitas pendapatan di masa depan. Dengan neraca bebas hutang dan fokus yang jelas pada pasar negara berkembang, Presight berada pada posisi yang baik untuk melanjutkan ekspansi.

Keberhasilan Presight terletak pada kemampuan uniknya dalam menyediakan solusi AI yang berdaulat di wilayah dengan pertumbuhan tinggi, yang menunjukkan meningkatnya permintaan akan infrastruktur AI yang terlokalisasi, aman, dan efektif.

Previous articleCall of Duty: Black Ops 7 – Jebakan Nostalgia yang Meleset dari Sasaran
Next articleWest Ham vs. Man United: Cara Menyaksikan Pertandingan Liga Inggris Secara Langsung