OpenText Berekspansi ke Riyadh, Mendukung Pergeseran Digital Arab Saudi

0
13

OpenText, pemimpin global dalam manajemen informasi, telah mendirikan kantor pusat regional Timur Tengah di Riyadh, yang menandakan adanya investasi signifikan dalam ekonomi digital Arab Saudi yang berkembang pesat. Fasilitas baru ini, yang berlokasi di King Abdullah Financial District (KAFD), akan berfungsi sebagai pusat operasi perusahaan di seluruh wilayah, memfasilitasi kolaborasi yang lebih erat dengan organisasi sektor publik dan swasta.

Penyelarasan Strategis dengan Visi 2030

Langkah ini mencerminkan komitmen jangka panjang OpenText kepada Kerajaan dan sejalan dengan rencana Visi 2030 Arab Saudi yang ambisius, yang memprioritaskan diversifikasi ekonomi dan pertumbuhan berbasis teknologi. Perusahaan akan fokus untuk mendukung organisasi-organisasi saat mereka bertransisi dari penerapan AI eksperimental ke solusi skala perusahaan yang aman.

Manfaat Utama Kehadiran Lokal

Kantor pusat di Riyadh akan memberikan beberapa keuntungan utama:

  • Keahlian Lokal: Dukungan yang lebih cepat dan responsif bagi pelanggan dalam menavigasi peraturan kedaulatan, keamanan, dan kepatuhan data yang terus berkembang.
  • Peningkatan Kolaborasi: Kemitraan yang lebih erat dengan pemerintah dan swasta untuk mempercepat transformasi digital.
  • Ekspansi Tenaga Kerja: OpenText berencana mengembangkan tim lokalnya dan membentuk aliansi strategis untuk memenuhi kebutuhan spesifik Arab Saudi.

Pembukaan tersebut ditandai dengan kunjungan Menteri Perdagangan Internasional dan Pembangunan Ekonomi Kanada, Maninder Sidhu, dan Duta Besar Kanada untuk Arab Saudi, Jean-Philippe Linteau, yang memperkuat dukungan internasional terhadap inisiatif ini.

Bangkitnya Tata Kelola Digital Arab Saudi

Ekspansi OpenText terjadi pada momen yang sangat penting. Beberapa tahun yang lalu, upaya digital Arab Saudi terfragmentasi. Kini, dengan berdirinya lembaga-lembaga seperti Otoritas Data dan AI Saudi (SDAIA) pada tahun 2019 dan Otoritas Pemerintahan Digital pada tahun 2021, Kerajaan Arab Saudi telah meletakkan landasan yang kuat bagi tata kelola berbasis data.

Mempercepat Metrik Transformasi Digital

Kemajuan negara ini dapat diukur:

  • Indeks Transformasi Digital: Indeks Pengukuran Transformasi Digital entitas pemerintah mengalami peningkatan dari sekitar 69% pada tahun 2021 menjadi lebih dari 87% pada tahun 2024.
  • Inisiatif Data Terbuka: Skor Inventarisasi Data Terbuka Arab Saudi telah meningkat sekitar 143% sejak tahun 2017, menempatkan negara ini di antara sepuluh negara G20 teratas dalam praktik data terbuka.

Kemajuan ini menunjukkan pergeseran yang jelas menuju tata kelola terpusat dan berbasis data, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih menarik bagi perusahaan seperti OpenText untuk berinvestasi dan berekspansi.

Melihat ke Depan

Kehadiran OpenText di Riyadh tidak hanya memperkuat kemampuannya untuk melayani klien di Timur Tengah namun juga memposisikan perusahaan untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan di Arab Saudi. Langkah ini menggarisbawahi semakin pentingnya kawasan ini sebagai pusat AI, keamanan, dan pertumbuhan berbasis data perusahaan, sekaligus menekankan komitmen Kerajaan terhadap kedaulatan, kepercayaan, dan kepatuhan terhadap peraturan.

попередня статтяMalaysia Menuntut X dan xAI Atas Konten Berbahaya yang Dihasilkan AI
наступна статтяAmazon Fire Stick 4K Plus: Sekarang Diskon $15 untuk Diskon Pertama tahun 2026