X untuk Memberi Label pada Pengguna VPN, Meningkatkan Kekhawatiran Privasi

0
13

X milik Elon Musk (sebelumnya Twitter) sedang bersiap untuk mengidentifikasi pengguna yang mungkin menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN) di profil mereka. Langkah ini, yang diuraikan oleh kepala produk platform, Nikita Bier, akan menambahkan indikator yang terlihat pada akun yang tampaknya menutupi lokasi mereka.

Mengapa Ini Penting

Fitur ini memiliki implikasi signifikan terhadap privasi dan keamanan. VPN biasanya digunakan oleh individu di negara-negara dengan rezim yang menindas, jurnalis yang melindungi narasumber, aktivis yang menghindari pengawasan, dan siapa pun yang ingin menghindari pelecehan atau doxxing yang ditargetkan. Mengekspos penggunaan VPN membuat pengguna ini lebih mudah diidentifikasi dan rentan.

Platform berencana untuk menampilkan informasi ini di bagian “Tentang Akun Anda”, bersama dengan detail lainnya seperti tanggal pembuatan akun, perubahan nama pengguna, dan negara asal yang jelas. X juga akan memperingatkan pengguna bahwa penggunaan VPN mereka telah terdeteksi dan dapat memengaruhi cara data lokasi ditampilkan kepada orang lain.

Potensi Risiko

Bagi mereka yang mengandalkan VPN demi keamanan, perubahan ini bisa berbahaya.

“Memberi tanda yang jelas pada mereka dapat memudahkan untuk menyebut jurnalis, aktivis, atau pengguna di negara-negara berisiko tinggi sebagai ‘mencurigakan’ hanya karena mereka peduli dengan privasi,” CTO NordVPN Marijus Briedis memperingatkan.

Fitur ini pada dasarnya menghilangkan anonimitas bagi pengguna VPN, yang berpotensi membuat mereka terkena bahaya nyata di lingkungan di mana aktivitas online dipantau atau disensor.

Reaksi Industri

Penyedia VPN seperti Surfshark dan NordVPN telah menyuarakan keprihatinannya, namun rincian penerapannya masih belum jelas. Peluncuran terakhir dapat memitigasi beberapa risiko, namun potensi penyalahgunaannya cukup besar.

X belum menanggapi permintaan komentar.

Langkah ini menggarisbawahi tren pertumbuhan platform yang memprioritaskan transparansi dibandingkan privasi pengguna, bahkan dengan mengorbankan keselamatan bagi populasi rentan. Dampak jangka panjang dari fitur ini terhadap basis pengguna X masih belum terlihat.