Disney Bertaruh pada AI untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Perdagangan Disney Plus

0
13

Disney secara agresif mengeksplorasi kecerdasan buatan (AI) untuk mengubah Disney Plus menjadi platform yang lebih interaktif dan didorong secara komersial. CEO Bob Iger mengungkapkan dalam laporan pendapatan terbaru perusahaan bahwa integrasi AI adalah bagian penting dari strategi untuk menggabungkan Disney Plus dan Hulu, mengubah layanan streaming menjadi pusat pusat untuk semua pengalaman Disney.

AI sebagai Mesin Keterlibatan

Tujuan utamanya adalah memanfaatkan AI untuk mendorong keterlibatan pengguna lebih dari sekedar tampilan pasif. Iger secara khusus menyoroti peluang untuk menghubungkan pelanggan streaming dengan ekosistem Disney yang lebih luas – termasuk taman hiburan, hotel, dan jalur pelayaran. Ini adalah perubahan signifikan menuju monetisasi platform streaming sebagai lebih dari sekadar penyedia konten.

  • Rekomendasi yang didukung AI dapat mempersonalisasi penawaran tiket taman atau penginapan hotel berdasarkan kebiasaan menonton.
  • Kemitraan perusahaan dengan Epic Games akan memungkinkan fitur-fitur seperti game diintegrasikan langsung ke Disney Plus.
  • Disney sedang melakukan pembicaraan dengan perusahaan AI untuk memastikan bahwa kekayaan intelektual perusahaan dilindungi sambil memanfaatkan teknologi baru.

Konten Berbentuk Pendek dan Kreasi Buatan Pengguna

Selain perdagangan, Disney bertujuan menggunakan AI untuk mendorong pengalaman streaming yang lebih dinamis. Iger menekankan potensi AI untuk memfasilitasi konten buatan pengguna, khususnya video berdurasi pendek. Hal ini akan memposisikan Disney Plus untuk bersaing dengan platform seperti TikTok, di mana kreativitas pengguna mendorong keterlibatan. Ini adalah perubahan besar dari ekosistem konten Disney yang secara historis dikontrol.

Model Netflix

Langkah Disney mencerminkan ekspansi Netflix ke dunia game. Netflix telah meluncurkan game seluler dan berencana memperkenalkan video game berbasis TV, yang menandakan tren yang lebih luas dalam industri streaming. Perlombaan sedang berlangsung untuk membuat pelanggan tetap terhubung melalui pengalaman interaktif, bukan hanya acara dan film eksklusif.

Disney bertaruh bahwa AI dapat mengubah layanan streamingnya dari perpustakaan konten menjadi tujuan hiburan yang benar-benar imersif. Keberhasilan strategi ini akan bergantung pada seberapa efektif perusahaan dapat menyeimbangkan inovasi dengan identitas merek yang ada.

Previous articleSolusi Harian NYT Strands: 19 Oktober 2023
Next articleHeadphone Baseus Inspire XH1: Performa Solid dengan Harga Kompetitif